
Tetua Adat Badui Jaro Tanggungan 12 Saidi Putra Menegaska Masyarakat Badui Di Pedalaman Kabupaten Lebak, BantenKonsisten Menjaga Alam Dan Lingkungan untuk MeneGah Bencana Yang Bisa Mengakibatkan Banyak Korban Jiwa.
“Kami Memilisi Tanggung Jawaban TUKUTELAMATKAN SELURUH UMAT MANUSIA DANGAN MENJAGA ALAM DAN LINGKUNGAN AGAR Kawasan Gunung Dan Hutan Di Sini Tidak Terjadi Kerusakan, “Kata Saidi Putra Saat Perayaan Seba Di Pendopo Pemkab Lebak, Jumat (2/5).
LADA Eksploitasi
Kawasan hutan di Badui hingga kini tidak mengalami kerusakan, karena dilakukan penjagaan ketat dari masyarakat adat, terlebih menjadi daerah kawasan hulu di Provinsi Banten, sehingga perlu dilakukan penjagaan secara berkelanjutan.
Sebab, Kata Dia, Jika Kawasan Hutan Badui Yang Terdapat Hutan Lindung Itu Terjadi Kerusakan Akibat Penebangan Pohon Maupun Eksploitasi.
Jaga Alam
OLEH Karena Itu Masyarakat Badui Yang Berpenduduk 16.000 Jiwa Dan Lebih Tersebar Di 68 Pemukiman, Hingga Kini Konsisten Menjaga Alam Dan Lingkungan Agar Gunung-Guna Serta Hutan Di Kawasan Pemukiman Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Adat Tetapic TaTAPANE TaTANNA DI KAUKIMANADA ADAT TaTAPANAG TETAPAN TETAPAN TETAND TEGUMANAD ADAT
Menurut dia, masyarakat badui terus penggawasi alam dan lingkungan agar tidak terjadi kerusakan, karena galaman tahun-tahun lalu pernah kelusakan hutan di kawasan badui aKIBAT eKibat eksploitaitasi pembohong. (Ant/P-3)

