
Ketua Umum Perhimpunan Dokter Haji Indonesia (Perdokhi) Dr. Dr. Syarief Hasan Lutfie Mengungkapkan Haji Termasuk Ibadah Yang Berat Secara Fisik. OLEH KARENA ITU Calon Jemaah Haji MEMPERSIAPKAN DIRI SEBELUM BERANGKAT KE TANAH SUCI.
“Tadi Sua Suda Kemukakan Bahwa Haji Itu Ibadah Yang Sangan Berat Fisiknya, Karena pemicu-Ninya justru di Arab Saudi, Karena Linggungannya Tadi Berbeda, Kondisi Fisiknya Jagi Harus Kuat, Kemudian Nanti Belum Melalui Budaya, Bahasa, dan sebusia, ”Tenajya,” Dikanief Syarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diarief Diari
Syarief Menegaskan Pentingnya Jemaah Haji Untkashatikan Dan Mempersiapkan Kondisi Fisik Secara Mandiri Agar Nantinya Tidak Terlalu Bergantung Pada Orang Lain.
“Sehingga Perlu Jemaah Kita Menyadari Bahwa Fisik Itu Adalah Suatu Rukun Yang Memang Mereka Harus Kendalikan Secara Mandiri. Jangan Tergantung Petugas,” Tegasnya.
Siapkan Fisik, Tingkatkan Daya Tahan Tubuh
TUKU BISA MELAKUAN Ibadah Haji DENGAN BAIK, Syarief Menyampaanh para Calon Jemaah Haji Yang Jarang Olahraga Dan Jarang Bergerak Bisa Memulai Anggan Memperbanyak Latahan Berjalan.
“Agar Daya Tahananya Meningkat Berlahan. Daya Tahan Tahan Tubuh ini kan tadiit pengganga jantung, Paru, Darah, Otot, Dan Tulang. Nah Itu ya Harus Dikuatkan Secara Berturahap,” Ungkapnya.
Menurutnya Daya Tahan Tahan Tubuh Paring Meminimalisir Dampak Kecapekan Fisik Para Jemaah Yang Bisa Memicu Komorbiditas.
“Kalau Mereka Tidak Melakukan Itu, Resikonya, Pemicu-Nya, Karena Capek-Capek Akhirnya Yang Tadinya Komorbiditasnya, Hipertensinya Biasa Terkendali Obat, Sampai di Sana Hipertensinya BISA Jadi Jadi Jadig. kehilanganDaripada Kegiatan Fisiknya. Sewingga Tidurnya Kurang, Aktivitasnya Banyak, Belum Nanti Makanya Kurang, Dan Seterusnya, ”Sambungnya.
Menurutnya, Persiapan Jemaah Haji Soal Kesehatan Tidak Hanya Melulu Soal Obat-Obatan. Tolak Kalah Penting Adalah Persiapan Fisik Dan Mental.
“Jadi Lebih Baik Baik Persiapanyaa Bukan Hanya Persiapan Terkait Delangan Obat-Obatan Yang Akan Dibawa, JagA Persiapan Kemampuan Fisiknya Tadi. Manasik Fisiknya, Bukan Hanya Manasik Baca Doanya, “Tegasnya.
Selain Itu, Jemaah Haji Rona diharapkan Mampu Memilih Peralatan, Perlengapan Ataupu Perangan Pendukung Yang Sesuai.
“Edukasi Kesehatan Menyeluruh Itu Penting. Darii Mulai Bagaimana Menjaga Minumnya, Makanya, Kemudian barang dagangan-nya, Supaya Cocok, Misalnya Sepatu Sandalnya, Kemudian Tasnya, Jangan Suda Lansia Bawa Tas Banyak-Banyak, “Pungkasnya. (M-3)

