
Sepuluh Hari Menjelang Tihat di Bioskop, film Pengepungan di Bukit DuriDari Penulis Dan Sutradara Joko Anwar Dan Produser Tia Hasibuan,
final merilis trailer Berdurasi 1 Menit 36 Detik, Menampilkan Gambaran Deretan Adegan MeseKam.
Terakhir Trailer Pengepungan di Bukit Duri DIBUKA DENGAN ADEGAN-ADEGAN YANG TAMPAKYA BAIK-BAIK SAJA, SISWA SEKOLAH BERCENGKRAMA, WARGA YANG BERSUKA CITA. Namun, Semua Itu Tampak Semu. BEL SEKULAH MENJADI ALARM BAHWA Situasi Berubah, Yang Menunjukkan Situasi Indonesia Yang Sedang Tidak Baik-Baik Saja.
Film trailer terakhir Pengepungan di Bukit Duri Menunjukkan Perubahan Suasana. Musik ceria kini siRNA. Tenjak Ada Lagi Tawa. Terjadi Kerusuhan Di Mana-Mana. KERKERASAN MERAJALELA DAN YANG TERSISA ADALAH KECEMASAN.
“Negara Kita Itu Kayak Kaca Yang Paling Tipis,” Kata Morgan Oey Yang Memerankan Edwin, film trailer terakhir Dalam Pengepungan di Bukit Duri.
https://www.youtube.com/watch?v=jdop2f-jm94
Film ini Akankan Tihat di Bioskop Seluruh Indonesia Mulai 17 April 2025, Dan Menjadi Salah Satu Film Indonesia Paling Dinantikan Tahun Ini.
Hal Itu Karena Pengepungan Di Bukit Duri Menjadi Kolaborasi Pertama Antara Rumah Produksi Indonesia, Datang Dan Lihat Gambar, Dan Studio Legendaris Amazon MGM Studios.
Delangan Sinematografi Dan Produksi Desain Kelas Dunia, Film Ini Memmrkan Versi Fikssi Indonesia di Masa Depan Yang Menekam Dan Terasa Nyata, Penuh Ketakutan, Namun Tetap Memancarkan Harapan.
Film ini dibintangi Morgan Oey, Omara Esteghlal, Hana Pitrashata Malasan, Endy Arfian, Fatih Unru, Satine Zaneta, Dewa Dayana, Florian Rutters, Faris Fadjar Munggaran, Sandy Pradana, Raihan Khan, Farandika, Millo Taslim, Sheila Kusnadi, Shindy Huang, Kiki Narendra, Lia Lukman, Emir Mahira, Bima Azriel, Natalius Chendana, Dan Landung Simatupang.
Pengepungan di Bukit Duri MengIKuti Kisa Edwin (Morgan Oey). Sebelum Kakaknya Meninggal, Edwin Berjanji Menemukan Anak Kakaknya Yang Hilang.
Pencarian Edwin Membawanya Menjadi Guru Di Sma Duri, Sekolah uji anak-anak Bermasalah. Di Sana, Edwin Harus Berhadapan Delangan Murid-Murid Paling Bering SAMBIL MENCARI KEPONKANYANA.
Ketika akhirnya ia menemukan anak kakaknya, kerusuhan pecah di seluruh kapota dan mereka terjebak di sekeka melawan anak-anak yang brutal kini Mengincar Nyawa Mereka.
Film ini juga menandai dua dekade imbalanan joko anwar sebagai sutradara yang selalu berani menangkat narasi yang tidak nyaman tapi memping. (Z-1)

