
BASUKI TJAHAJA Purnama alias Ahok Tiba Di Kompleks Kejaksaan Agung (Kejagung), Jakarta, Kamis (13/3) Pagi UNTUK DIPERIKSA SEBAGAI SAKSI DALAM KASUS DUGAAN KORUPSI TATA KELOLA MINYAK MISAH DAN PRODUK KINIBABA. Sekitar Pukul 09.00 Wib.
Penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jam-Pidsus) Memerikssa Ahok Dalam Kapasitasnya Sebagai Mantan Komisaris Utama Pertamina. Sebelum Masuk Ruang Pemeriksaan, Ahok Mengaku Senang Dipanggil Oleh Penyidik.
“Kia Sebetulnya Secara Skruktur Kan Subholding, Tapi Tentu Saya Sangan Senang Bisa Membantu Kejaksaan. Apa yang Sahu Tahu Akan Saya Sampaikan,” Kata Ahok.
IA Mengaku Membawa Data Yang Akan Diserahkan Jika Penyidik Jam-Pidsus Memintanya. Ahok Menyebut, Data Itu Terkait Dengan Data Rapat.
Setelah Kasus Dugaan Korupsi Yang Diperkirakan Merugikan Negara Rp193,7 Triliun Itu Diungkap Oleh Kejagung, Ahok Mengatakan Bersedia Anggota Keterangan Jika Dipanganh Oleh Penyidik Jam-Pidsus.
Kendati Demikian, Peneliti Pusat Kajian Antikorupsi (Pukat) Universitas Gadjah Mada, Zaenur Rohman Berp -Berp -Bahwa Ahok Sebenarnya Tak Perlu Menuncgu Panggilan Penyidik.
Sebagai Mantan Komisaris, Ahok Dinilai Memilisi Tugas Pengawasan Saatbabat. OLEH Karenanya, Keterangan Ahok Dinilai Berharga Unkus Mengusut Kasus Tersebut.
“Kalau Ahok Mengatakan Panya Banyak Informasi, Ya, Silakan Sampaiikan Ke Penegak Hukum, Bahkan Tanpa Dipanggil Pun,” Ujar Zaenur Kepada Media Indonesia.
BABI ZAENUR, PENYIDIK JAM-PIDSUS MEMANG WAJIB MEMERIKSA AHOK SEBAGAI SAKSI. Namun, ia butakaska Bahwa Pemeriksaan Perlu dilakukan Terhadaap Komisaris-komisaris lainnya, Baikni pertamina maupun anak perusak pertamina, yakni pertamina patra niaga.
“Dua-Duanya Dipanggil. Barangkali Mereka Memilisi Informasi Mengenai Telah Terjadinya Tindak Pidana,” Kata Zaenur.
Sejauh ini, Kejagung telah menetapkan sembilan oran sebagai tersentangka, yakni riva siaans selaku direktur utama pt pertamina patra niaga, sani dinar saifuddin selaku direkture feedstock dan optimisasi produk pt pt kiling saifuddin selaku direktur Utama PT Pertamina Pengiriman Internasional.
Lalu, Muhammad Kerry Andrianto Riza Selaku Pemilik Manfaat PT Navigator Khatulistiwa, Agus Purwono Selaku VP Manajemen Bahan Bahan Pt Kilang Pertamina Internasional, Dimas Werhaspati Selaku Pt MariMisaris MARIGOR MARITICA.
BerIKUTNYA, GADING RAMADHAN JOEDO SELAKU Komisaris Pt Jengga Maritim Dan Direktur Pt Terminal Orbit Merak, Maya Kusmaya Selaku Direktur Pemasaran Pusat Dan Niaga Patra Patra Niaga, Serta Edward Selaku Vp. (H-4)

