
PENYERANG sayap Chelsea, Pedro Netodipastikan lolos dari sanksi larangan bertanding setelah terlibat insiden dengan seorang anak gawang dalam laga leg pertama babak 16 besar Juara Liga melawan Paris Saint-Germain (PSG). Meski terhindar dari skorsing, UEFA tetap memberikan peringatan keras kepada pemain asal Portugal tersebut.
Mengutip laporan The Independent, Senin (16/3), UEFA sebelumnya telah memulai proses disiplin terhadap Neto atas dugaan perilaku tidak sportif.
Insiden tersebut terjadi pada masa tambahan waktu babak kedua saat Chelsea tertinggal 2-4 dan berusaha mengejar defisit gol.
Kronologi Insiden di Pinggir Lapangan
Ketegangan memuncak ketika Neto berusaha mengambil bola untuk melakukan lemparan ke dalam dengan cepat di dekat papan iklan. Namun, ia justru terlihat mendorong seorang anak gawang yang saat itu masih memegang bola. Aksi ini sempat memicu kericuhan kecil di sisi lapangan yang melibatkan pemain dari kedua kesebelasan.
Wasit Alejandro Jose Hernandez sempat menghentikan laga untuk berbicara dengan Neto, kapten Chelsea Reece James, dan kapten PSG Marquinhos guna menenangkan situasi.
Menariknya, Neto tidak mengeluarkan kartu kuning maupun merah saat pertandingan berlangsung. Laga tersebut berakhir dengan kekalahan telak Chelsea 2-5 dari tuan rumah.
Permintaan Maaf dan Klarifikasi Neto
Selepas pertandingan, Neto segera melakukan klarifikasi dan menyampaikan permohonan maaf langsung kepada anak gawang yang bersangkutan.
Berbicara kepada TNT Sports, ia menjelaskan bahwa tindakannya murni karena rasa frustrasi ingin melanjutkan permainan.
“Saya sedikit mendorongnya, tapi saya hanya ingin mengambil bola karena dia masih memegangnya,” ujar Neto.
Sebagai bentuk penyesalannya, Neto mengungkapkan bahwa ia tidak hanya meminta maaf secara lisan, tetapi juga memberikan jersi yang ia kenakan kepada anak gawang tersebut.
Rekam Jejak Disiplin
Masalah disiplin ini menjadi sorotan tajam bagi Neto. Pasalnya, pekan lalu ia baru saja menerima sanksi berat dari FA berupa larangan bermain satu pertandingan dan denda sebesar 70.000 pound sterling.
Hukuman itu dijatuhkan akibat perilaku tidak pantas terhadap wasit Darren England setelah Neto menerima kartu merah dalam laga melawan Arsenal pada 1 Maret lalu.
Insiden dorongan terhadap anak gawang ini juga membangkitkan ingatan publik Stamford Bridge pada kejadian serupa pada 2013. Kala itu, bintang The Blues, Eden Hazard, harus dikeluarkan dari lapangan setelah menendang anak gawang saat Chelsea bersua Swansea City.
Chelsea kini harus segera melupakan drama tersebut dan fokus pada laga krusial leg kedua. Skuad asuhan Enzo Maresca dijadwalkan menjamu PSG di London pada Rabu (19/3) dini hari WIB guna pengampunan keadaan di babak 16 besar Liga Champions. (Semut/Z-1)

