
PEMUNCAK klasemen Seri A, Antar Milangagal memanfaatkan peluang untuk mengembalikan keunggulan 10 poin di puncak klasemen. Bermain di San Siro, skuad Nerazzurri dipaksa berbagi angka setelah kebobolan gol di menit-menit akhir dalam laga yang berakhir imbang 1-1 melawan Atalanta.
Setelah kalah 1-0 dari rival sekota AC Milan sebelumnya, Inter sebenarnya mengincar kebangkitan. Namun, hasil imbang ini membuat jarak mereka dengan peringkat kedua kini hanya terpaut delapan poin, dengan catatan Inter telah memainkan satu pertandingan lebih banyak.
Dominasi Inter di Babak Pertama
Laga sempat berjalan sengit di awal. Menit ke-12, Yann Musim Panas sempat melakukan kesalahan saat gagal menangkap bola tendangan jarak jauh Gianluca Scamacca, meski ia segera bangkit untuk menutup ruang gerak Lazar Samardzic. Setelah kejadian tersebut, Inter mulai mengambil alih kendali permainan.
Dominasi tuan rumah menghasilkan hasil pada menit ke-26. Francesco Pio Esposito sukses memanfaatkan umpan matang Nicolo Barella ke dalam kotak penalti. Dengan tenang, Esposito melepaskan tembakan rendah yang gagal dihalau dengan sempurna oleh kiper Atalanta, Marco Carnesecchi.
Inter terus menggempur untuk menggandakan keunggulan. Piotr Zielinski dan Marcus Thuram sempat mendapatkan peluang emas sebelum turun minum, namun penyelesaian akhir yang kurang beruntung membuat skor 1-0 bertahan hingga jeda.
Drama Krstovic dan Kartu Merah Chivu
Memasuki babak kedua, Inter tetap tampil menyerang. Bek Yann Bisseck kerap membantu serangan, dan Thuram hampir saja mencetak gol jika Carnesecchi tidak sigap menutup ruang tembaknya.
Petaka bagi tuan rumah datang di sisa waktu pertandingan. Denzel Dumfries kehilangan bola di wilayah pertahanannya sendiri setelah direbut oleh Kamaldeen Sulemana. Pemain Atalanta yang berlari tersebut menusuk dan melepaskan tembakan melengkung yang ditepis Sommer, namun bola pembohong langsung disambar oleh Nikola Krstovic menjadi penyeimbang gol.
Situasi di tepi lapangan memanas menyusul protes keras dari kubu Inter. Manajer Cristian Chivu bahkan harus dikeluarkan dari lapangan oleh wasit setelah menerima kartu kuning kedua pada lima menit sebelum laga usai.
Inter berusaha keras mengincar kemenangan gol di menit-menit krusial, termasuk klaim penalti dari Davide Frattesi yang mengabaikan wasit. Hingga peluit panjang berbunyi, skor tetap imbang 1-1.
Tren Negatif Kedua Tim
Hasil ini menandai kegagalan Inter meraih kemenangan dalam tiga laga liga terakhir (2 kali imbang, 1 kali kalah). Di sisi lain, tambahan satu poin ini juga kurang membantu Atalanta dalam perburuan zona Eropa, mengingat performa tandang mereka yang kurang konsisten musim ini.
Kini, Inter Milan harus segera berbenah jika tidak ingin posisi mereka di puncak klasemen kian terancam oleh kejaran AC Milan dalam beberapa pekan mendatang. (Skor Kilat/Z-2)

