
Pelatih Manchester United Michael Carrick menekankan kesiapan menghadapi tekanan besar untuk finis di zona Juara Liga menjelang laga krusial melawan Vila Aston esok Minggu (15/3).
Carrick menyoroti pentingnya jawaban para pemain setelah kalah dalam pertandingan, terutama dalam menjaga motivasi di tengah persaingan empat besar Liga Inggris.
“Selalu tentang apa yang berikutnya, bagaimana reaksi Anda, apakah Anda menang atau tidak,” ujar Carrick dalam konferensi pers menjelang laga melawan Villa, dalam laman MU Sabtu (14/3).
Ia menambahkan bahwa fokus utama staf pelatih adalah menyatukan bagaimana pemain bereaksi secara emosional untuk laga-laga penentu ke depan.
United menduduki peringkat ketiga klasemen dengan koleksi poin sama dengan Aston Villa, namun unggul produktivitas gol.
Duel di Old Trafford nanti menjadi momentum krusial bagi kedua tim yang tengah bersaing memperebutkan tiket Eropa.
Sejak Carrick mengambil alih kemudi tim pada Januari lalu, United menunjukkan tren positif dengan mengemas enam kemenangan dari delapan laga.
Meski berhasil mengalahkan kekalahan perdana dari Newcastle United, Carrick menilai kekalahan itu dinamika yang lumrah di liga sekeras Inggris.
“Hampir semua tim mengalami hal seperti itu. Saya mengerti karena kekalahan pertama rasanya sedikit berbeda, tetapi itu akan terjadi suatu saat,” katanya.
Mantan gelandang United tersebut optimistis posisi timnya memberikan motivasi tambahan bagi skuad untuk terus berjuang hingga akhir musim.
Dari sisi komposisi pemain, Mason Mount kembali masuk skuad setelah menepi selama dua bulan.
Namun, lini belakang masih dipincang tanpa Patrick Dorgu, Lisandro Martinez, dan Matthijs de Ligt yang masih dibekap cedera.
Kekosongan di jantung pertahanan sejauh ini bisa ditambal oleh performa konsisten Harry Maguire. Carrick secara khusus memuji peran bek berusia 33 tahun tersebut yang menunjukkan kematangan pengalaman dalam berbagai situasi sulit.
Performa impresif Maguire di bawah asuhan Carrick juga diprediksi akan membuka kembali jalan bagi sang pemain untuk menembus skuad tim nasional Inggris. (Semut/P-3)

