
MENTERI Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menandatangani Nota Kesepahaman atau nota kesepahaman (MoU) dengan Serikat Petani Indonesia (SPI) di Kantor Kementerian Koperasi (Kemenkop), Jakarta, Kamis (5/2). MoU ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat koperasi petani Indonesia, dengan tujuan meningkatkan pangan dan mendukung kesejahteraan petani melalui pengelolaan usaha berbasis koperasi.
Dalam kesempatan tersebut, Ferry memberikan apresiasi terhadap langkah SPI dalam memperjuangkan reforma agraria dan pelestarian pangan. “Kami dari Kementerian Koperasi tentu akan mendukung, membina, mendampingi, bahkan membiayai kooperasi-kooperasi yang sudah berdiri di lingkungan SPI,” katanya usai penandatanganan MoU.
Ia menilai, kerja sama ini tidak hanya bertujuan untuk memperkuat sektor pertanian, tetapi juga menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mewujudkan kesejahteraan pangan.
“Kedaulatan pangan adalah tentang menghasilkan produk pertanian dari dalam negeri, bukan hanya mengandalkan impor. Ini adalah visi yang sejalan dengan semangat pemerintahan Presiden Prabowo Subianto untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor pangan,” tegas Ferry.
Sebagai langkah lanjutan dari MoU ini, Kemenkop juga akan mendorong agar kelompok-kelompok usaha yang belum berbentuk koperasi di bawah koordinasi SPI agar segera difasilitasi. Hal ini, kata dia, akan membuka peluang lebih besar bagi para petani untuk mengelola sumber daya yang ada secara lebih efisien dan berkelanjutan.
Ketua Umum SPI Henry Saragih menambahkan, MoU ini adalah hasil komitmen SPI untuk mendukung dan mengembangkan Koperasi Petani Indonesia yang telah dibentuk sejak tahun 2017.
“Kami berharap dengan adanya Koperasi Petani Indonesia, kami dapat meningkatkan kehidupan petani di pedesaan dan tentu saja masyarakat Indonesia secara keseluruhan,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Henry juga menegaskan komitmen SPI untuk mendukung program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, sebagai strategi prioritas nasional untuk memperkuat ekonomi masyarakat pedesaan.
Bahkan dirinya juga mendorong agar anggota SPI ikut menjadi bagian dari Kopdes Merah Putih. Henry yakin, dengan bergabung menjadi anggota Kopdes Merah Putih, hal ini dapat memperluas jangkauan dan manfaat bagi para petani dan masyarakat di desa.
“Kami percaya bahwa dengan adanya kerja sama ini, kami dapat memperjuangkan kesejahteraan petani dengan lebih baik. Dan Kementerian Kooperasi siap membantu kami untuk mengembangkan lebih banyak koperasi di pedesaan,” tandas Henry. (Fal / E-1)

