
MENDAKI gunung adalah aktivitas outdoor berupa perjalanan berjalan kaki puncak atau area pegunungan melalui jalur pendakian menuju tertentu, dengan tujuan rekreasi, olahraga, petualangan, hingga menikmati alam.
Kegiatan ini membutuhkan kekuatan fisik, ketahanan mental, perencanaan yang matang, serta perlengkapan khusus, karena medan yang dilalui bisa terjal, licin, dan dipengaruhi cuaca.
1. Jalur licin dan rawan terpeleset
Tanah berlumpur dan bebatuan basah meningkatkan risiko jatuh dan cedera.
2. Panjang
Curah hujan tinggi membuat tanah labil, terutama di jalur terjal dan tebing.
3. Hipotermia
Suhu dingin, angin, dan pakaian basah dapat menyebabkan penurunan suhu tubuh secara drastis.
4. Kabut tebal dan jarak pandang terbatas
Kabut dapat menyebabkan pendaki tersesat karena visibilitas sangat rendah.
5. Sungai meluap dan banjir bandang
Jalur penyeberangan sungai menjadi sangat berbahaya saat hujan deras.
6. Petir dan badai
Risiko tersambar petir meningkat, terutama di area terbuka atau puncak.
7. Peralatan cepat rusak atau basah
Tenda, kantong tidur, dan logistik bisa basah dan mengganggu keselamatan.
8. Evakuasi darurat lebih sulit
Kondisi cuaca buruk menghambat proses penyelamatan jika terjadi kecelakaan.
Untuk menjaga keselamatan, menghindari saat hujan lebat, memeriksa prakiraan cuaca, menggunakan perlengkapan tahan air, dan selalu mengutamakan keselamatan daripada memaksakan summit. (Z-4)
Sumber: arei, eiger

