
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berjanji akan sering mengunjungi pelabuhan untuk mengawasi kinerja Bea dan Cukai.
“Saya akan sering-sering datang ke pelabuhan untuk memastikan mereka enggak main-main,” ujar Purbaya di Senayan, Jakarta, kemarin.
Menurutnya dalam menyatukan aktivitas bea cukai di pelabuhan akan diterapkan teknologi kecerdasan buatan atau AI.
Ia menegaskan untuk rokok ilegal, ada mesin pencacah yang dapat menghindari pembayaran bea masuk tidak dilakukan dengan benar.
Sementara itu, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama menyebut akan menghapus citra negatif Bea Cukai sebagai bentuk koreksi.
“Bea Cukai ke depan akan berusaha untuk lebih baik,” ujar dia.
Ia menjelaskan peningkatan pengawasan itu dimulai dari perbaikan kultur kerja, meningkatkan kinerja dan pengawasan di pelabuhan diperketat.
Senata, ia juga menyebut pemanfaatan teknologi AI underinvoicing. Menanggapi permintaan Purbaya, Djaka berjanji akan membenahi bea cukai sdalam satu tahun. Ia optimistis target tersebut dapat tercapai.
“Mungkin gambar masyarakat Bea Cukai sarang pungli sedikit demi sedikit bisa hilang,” ucap dia. (Semut/H-4)

