
Bangunan pembohong di sekitar Situ CiburuyPadalarang, Kabupaten Bandung Barat, Diteribkan. Tidak Hanya Bangunan RUMAH, SEJUMLAH FASILITAS UMUM SEPERTI MADRASAH, MASJID, HINGGA SEKULAH JUGA BAKAL DIBongkar.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) untuk Proyek Revitalisasi Situ Ciburuy dari UPTD Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai Citarum, Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jawa Barat, Ninda Agustina mengatakan, Penertiban Bangunan Sebagai Upaya Penataan Kawasan.
“Kita Mengembbalikan Fungsi situ Situ Ciburuy Sebagai Wisata Dan Tempat Penampungan Air,” Ujarnya, Kamis (18/9).
Hasil Pendataan Sementara, Ada Sekitar 100 Bangunan Yang Ditertibkan Yang Didominasi Bangunan Tempat Tinggal. Namun untuk fasilitas umum, Pembongkrara Akanda Ditunda SAMBIL MERUNGGU TEMPAT PEMGANTI.
“Kemarin Suda Disampaikan untuk Fasilitas umum, Nanti Silakan Mereka Untkari Tempat Penggantinya Dulu,” Tuturnya.
Karena Bangunan Tersebut Dikategorikan ilegal Karena Berdiri di Wilayah Sempadan Danau Yang Miliik Negara, Tidak Akan Ada Kompensasi Bagi Warga yang Terkena Penggusuran.
Rencana Penertiban Itu Rugnem Demi Mengembalikan Keseluruhan Luas Kawasan Situ Ciburuy Yang Mencapai 25 Hektare. Sebagiannya telah dialihfungsikan Oleh masyarakat menjadi daerah pertanian, usaha, Bahkan tempat tinggal.
“Area Tahap Awal, Penertiban Difokuskan Di Area Hulu Atau Situ 2, Yang Terdapat Sawah, Kolam, Serta Sejumlah Warung. Tambahnya.
Proses Pembongkrara Bangunan Menggunakan Alat Berat Dan Dikawal Puluhan Petugas Tni-Polri, Satpol PP, Dan Petugas Sda Jabar. Sebagian Warga meminta Waktu Dan Kepastian Soal Adanya Uang Pengganti Pindah Dari Pemprov Jawa Barat.
“Kami Paham Tanah Ini Milik Pemerintah Dan Siap Pindah, Tapi Kami Minta Pemerintah Memantu Menyediakan Tempat Sewa Sementara Dan Penyimpanan Barang,” Kata Neneng, Warga.
IA JUGA MEMinta Agar RUrah Yang Masih Ditempati Tenjak Dibongkar Sampai Penghuninya Benar-Benar Pindah.
“Kalau rumah Belum Kosong, Jangan Dirobohkan Dulu. Kami Perlu Waktu Dan Bantuan Agar Bisa Beranjak Gelan Layak,” Tandasnya.

