
PROGRAM Seragam Sekolah Gratis Dari Pemerintah Kota (Pemkot) Batam Mendapat Sambutan Hangat Dari Para Orang Tua Murid. DISTRIBUSI MEREKA BERHARAP BISA Segera Dilakukan Agar Anak-anak Dapat Langsung Mengenakanyaa Pada Awal Tahun Ajaran Baru 2025/2026.
“Harapanyaa Jangan Terlalu Lama Dibagikan, agar-anak-anak Bisa Langsung Menggunakan Seragam Dari Pemerintah. Sekarang Kami Terpaksa Beli Terlebih Dahulu, Padiahal Sudaah Ada Janji Bantuan Gratis Grater,” Paraha.aahzal Sudah Janji Seraga Gratuan, ””, ” (20/8) ..
IA Menyebutkan, Seragam Sekolah Adalah Kebutuhan Mendasar. Jika Penyaluranya Molor, Otomatis Orang Tua Harus Mengeluarkan Biaya Ekstra. “Program Kami Menyambut Bisik INI, Hanya Saja AKAN LEBIH BAIK Bila Seragam Cepat Disalurkan,” Tambahnya.
Hal Senada Diinjapkan Dani (27), Orang Tua Murid Asal Sekupang. Ia Menilai Biaya Perlengkapan Sekolah Cukup Tinggi, Sewingga Seragam Gratis Menjadi Keranan Besar. “Kami Tentu Sangan Terbantu Bila Seragam Cepat Turun. Sayang Sekali Kalau Dibagikan Setelah Orang Tua Membeli Sendiri,” Tuturnya.
PEMKOT BATAM Sendiri Menyiapkan 105.670 Stel Seragam untuk 52.835 Murid Baru Tingkat Sd Dan Smp, Baik Negeri Maupun Swasta. Setiap siswa Akan menerima dua stel seragam, yakni seragam nasional (merah putih tag sd dan biru putih unk smp) serta baju kurung melayu. UNTUK SISWI Muslim RUGA DISEIGAN Hijab, Ditambah Atribut Berupa Dasi, Topi, Ikat Pinggang, Dan Kain Samping.
Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, Program Bahwa Menyampaan Bahwa Ini Ini Merupakan Langkah Untuchant Orang Tua Serta Memastikan Setiapan Anak Mendapat Kesempatan Pendidikan Yang Setara.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, Penyaluran Seragam Dimula Secara Simbolis Dan BerIKutnya Akan Dibagikan Ke Seluruh Sekolah. “Insya Allah Segera Kami Distribusikan Ke Kecamatan, Target Delan Tuntas Pada Agustus ini,” Katanya.
Adapun Rincian Penerima Terdiri Dari 13.215 Murid Sd Negeri, 13.119 Murid Sd Swasta, 14.539 Murid SMP Negeri, Serta 11.962 Murid SMP Swasta.
Menuru Hendri, program ini Bukan Hanya Soal Bantuana Finansial, Melainkan Juta Dorongan Semangat Bagi Siswa. “Kami Ingin Anak-anak Merasa Mendapat Perhatian Dari Pemerintah, Sehingga Mereka Bisa Belajar Lebih Percaya Diri Tanpa Terbani Soal Seragam,” Ujarnya. (E-2)

