
Kawasan Wisata Samosir Masih Menggeliat di Kalangan Masyarakat, Baik Wisatawan Lokal Maupun Mancanegara. Sebanyak 40 Ribu Pengunjung Memadati Kawasan Wisata Samosir Selama Lima Hari Libur Sekolah Dan Libur Tahun Baru Islam. Dari Kunjungan Wisatawan Tersebut Sebanyak RP866.860.000 Diperoleh Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dari Objek Wisata Yang Dikelola Pemerintah. Hal ini disampaan kepala dinas kebudayaan dan pariwisata tetty naibaho di kantor waterfront city (WFC) Kabupaten Samosir, Sabtu (28/6).
Selama Semarah Libur, Lanjut Dia, Mulai Dari Tanggal 21 – 28 Juni, Jumlah Pendapatan Asli Daerah (Pad) Dari Retribusi Masuk Ke Objek Wisata Panorama Tele SEBESAR RP379.280.000 SERTA JUMLAH PAD DARI PADIBURI PADA PADACRURI PaDAKURI PADTA PADTA PADTA PADTA PADTA PADTA PADTA PADTA PADTA PADTA PADA PADAH PADA DARI Sebesar RP313.960.000 Dan Pad Dari Objek Wisata Lainnya Sebanyak RP173.620.000. Kemudian di Hari Libur Ini Okpansi Atau Hunian Hotel Dan Homestay Rata-Rata Mencapai 80% Sampai Delangan 100% Pengunjung Yang Tinggal.
“Hotel Kita Bersyukur Adanya Hotel Berbintang Daya Tarik Tersendiri untuk Para Wisatawan Yang Berkunjung Di Kabupaten Samosir. Tentu Dengan Lama Tinggal Di Kabupaten Ini Akan Membawa Positif Positif Positif UNKUKATAN PELaKATAN PELaKATAN PELaKATAN PELaKATAN BANKATAN POLAKAT KAKROK POLAKAT KAKROK UNKAN PENINAK Ujar Tetty.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir, Imbuh Dia, Akan Terus Berbenah untuk Mendongkrak Pad Dari Berbagai Sektor Pariwisata. “TUKU ITU MARI KITA BERKERJASAMA DAN BERSINERGI KEPADA SELURUH Pemangku kepentingan untuk Dapat Meningkatkan Pelyanan, Agar Wisatawan Merasa Nyaman Berkunjung di Kabupaten Samosir,” Tuturnya (M-2)

