
Wakil Kepala Sekolah Sma Negeri 21 Jakarta TimurIka Rakhmawati Menegaska Pihak Sekolah Tenjak Pernah Melakukan Pungutan Berupa Uang UNTUK KEGIatan Kelulusan Siswa Kelas XII. Menurutnya, untuk Acara Kelululan Pihak Sekolah Hanya Melakukan Seremonial Sederhana Yang Berlangsung Di Dalam Lingkungan Sekekan.
“Sekolah Negeri Itu Kan MEMANG TIDAK BAYAR GItU YA. Karena Di Sekolah Itu Pelepasanyaa Sama Sekali Tidak Ada Iuran Dan Itu Pelepasanya Disekolah Kegiatana,” Ujarnya Saat Dekonfirmasi Media Indonesia, Jumat, Jumat, Jumat, Jumat, Jumat, Jumat, Jumat, Jumat, Jumat, Jumat, Jumat, Jumat, Jumat, Jumat.
Lalu, Terkait Adanya Acara Kelulusan Luar Sekolah, Ika Menjelaskan, Hal Itu Menjadi Kesepakatan Komite Sekolah Dalam Hal Ini Ini Para Orang Tua. Awalnya, Kata Ika, Komite Sekolah Menetapkan Nominal Sebesar Rp2,7 Juta Per Siswa Namun Tidak Spesisifk Merinci Uang Tersebut Digungan UNTUK KEGIANA APA.
“Nah Itu Awal Ceritanya Itu Yang Menuliskan Rp2,7 Juta, Itu Dari Komite Sekolah, Bukan Dari Sekolah Ya Mas. Dan Dari Komite Sekolah, Waktu Buukan, Nomin Katny, Tahunan, Kemudian Wisuda, Ada Malam Prom Dan Tidak Anggota Rintian Secara Jelas, Dia Hanya Langsung Kasih Seorananya Rp2,7 Juta, “Jelas Ika.
DENGAN DALIH DEMIKIAN, SELURUH SISWA KELAS XII MENIRAK ANGGARAN TERSEBUT DAN BERINISIFIF BEMUAT PANITIA Sendiri Tanpa Melibatkan Komite Sekolah. Kemudian, Setelah Terbentuk Panitia Dan Persetjuuan Seluruh Siswa, Mereka Sepakat Membuat Acara Tasyakuran Di Luar Sekolah.
“Nah Itu Yang Menjadi Dasar Anak-anak Enggak Mau Gitu, anak-anak mkananya jalan sendiri dan mau bikin panitia sendiri buat,” bebernya.
“Pelepasan Itu Adanya di Sekolah Dan Tenjak Bayar, Kalaupun Misalkan Orang Tua Mau Mengadakan Syukuran, Syukuran Kelulusan Itu Bukan Dari Sekolah Dan Itu Pun Bukan Dalam Iuran, Hanya Donasi,”.
Ika Mengatakan, Pihak Sekolah Bahkan Tidak MengetahUi Soal Anggara Yang Suda Terkumpul untuk Acara Tasyakuran Luar Sekolah. TUKU ACARA TERSEBUT, IKA MERJELASKAN, Para Siswa Tidak Dipatok untuk Nominal Membayar Yang Ada, Hanya Berbentuk Donasi Sesuai Kemampuan.
“Sampai Memang Tasakurnya Itu Kemarin Dilaksanakan Tanggal 18 Mei, Hari Minggu Dan Itu Semuanya Yang Pelasananya Adalah Siswa Besang Orang Tuanya, Bakin Dari Sekolah Kalau Kami Ini Hanya Tamanya Tamanya TamAiai,” JELIRAH KALAU KAMI INI HAYA SEBADAI, “JELANAU KALAU KAMI INI HAYA TAMAAI BUKANAI,”
“Kita Tenjak Ada Sama Sekali Pungutan Karena Memang Sistemnya Donasi Boleh Dilihat Disitu Ada Anak Yang Tenjak Bayar, Ada Anak Yang Cuma Bayarnya Semampunya Mereka. ADA DONASYA BAYARYA SAMPAI Jutaan, Itu. (FAR/P-1)

