
DOKTER spesialis paru, Prof Erlina Burhan mendorong pemerintah daerah untuk berperan aktif dalam upaya eliminasi dan penanganan TBC (TBC).
“Penting sekali peran dari pemerintah daerah atau pemda.
Indikatornya adalah temuan kasus/notifikasi dan keberhasilan pengobatan serta penurunan kejadian dan angka kematian,” kata Erlina saat dihubungi, Senin (5/4).
Meski begitu ia tetap mengapresiasi langkah pemerintah dalam upaya pengentasan TB. Namun program eliminasi TB harus dipantau agar implementasinya optimal.
“Sepertinya sudah banyak yang dilakukan, tapi harus ada pemantauan di lapangan apakah semua strategi sudah diimplementasikan dengan optimal. Kita lihat juga keberlanjutannya,” ujar dia.
Selain itu, Erlina juga menyoroti upaya pemerintah melakukan rekonstruksi rumah pada 2 ribu penderita TB yang tidak layak dengan harapan bakteri TB tidak menyebar dan mengendap di rumah.
“Ini salah satu upaya mengurangi penularan kesepakatan saja. Tapi kegiatan lain juga harus dioptimalkan seperti temuan kasus, upaya pengobatan hingga sembuh, upaya pencegahan, menghilangkan stigma, membantu kebutuhan ekonomi keluarga yang terdampak terkait TB dan lainnya,” jelasnya.
Diketahui bakteri TB akan cepat menyebar di rumah yang tidak layak, tidak memiliki ventilasi, dan tidak ada sinar matahari yang masuk maka kuman TB bisa cepat menyebar bahkan tahan berbulan-bulan. (Saya/P-3)

