
BOLOGNA berhasil mencuri poin penuh dalam hukum mereka ke markas SK dedak di laga leg pertama play-off Liga Europa 26/2025, Jumat (20/2) dini hari WIB
Gol tunggal Santiago Castro menjadi pembeda dalam laga yang berlangsung sengit di Brann Stadion tersebut, sekaligus memberikan keunggulan agregat tipis bagi wakil Italia tersebut.
Datang dengan kewaspadaan tinggi setelah rekannya melihat wakil Italia, Inter Milan, terjungkal di tanah Norwegia sehari sebelumnya, Bologna langsung tampil menekan sejak peluit awal dibunyikan.
Strategi agresif anak asuh Vincenzo Italiano ini menghasilkan hasil instan saat laga baru berjalan sembilan menit.
Santiago Castro menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol ke-10 di seluruh kompetisi musim ini saat laga baru berlangsung sembilan menit.
Memanfaatkan ruang di pertahanan lawan, Castro melepaskan tembakan keras dari sudut sempit yang gagal dihalau kiper Brann, Mathias Dyngeland. Gol ini sekaligus menjadi torehan perdana Castro di ajang Liga Europa musim ini.
Kegemilangan Skorupski di Bawah Mistar
Meski tertinggal cepat, tuan rumah Brann tidak tinggal diam. Didukung penuh oleh suporter di tribun, mereka perlahan mulai menemukan ritme permainan.
Peluang emas untuk menyamakan kedudukan datang pada menit ke-24 melalui sundulan tajam Ulrik Mathisen. Namun, kiper Bologna, Lukasz Skorupski, melakukan aksi heroik dengan menepis bola yang tampak hampir pasti masuk ke gawang.
Memasuki babak kedua, Italiano melakukan penyegaran dengan menarik pencetak gol Castro dan Federico Bernardeschi, digantikan oleh Thijs Dallinga dan pencetak gol terbanyak klub, Riccardo Orsolini.
Perubahan taktik ini membuat Bologna tetap berbahaya meski Brann terus berusaha menekan.
Kiper Brann, Mathias Dyngeland, juga tampil luar biasa di paruh kedua. Ia melakukan seruan penyelamatan krusial untuk menggagalkan peluang dari Dallinga dan Orsolini, sehingga mencegah keunggulan Bologna bertambah.
Hingga wasit meniup peluit panjang, skor 1-0 untuk kemenangan tim tamu tetap bertahan.
Modal Penting Menuju Bagian Kedua
Kemenangan ini memperpanjang tren positif Rossoblu, yang kini tidak terkalahkan dalam delapan pertandingan terakhir di semua kompetisi (5 menang, 3 seri).
Hasil ini juga menjadi modal berharga bagi Bologna untuk melangkah ke babak gugur kompetisi utama Eropa, sebuah pencapaian yang terakhir kali mereka rasakan pada musim 1998/99 di ajang Piala UEFA.
Bologna kini hanya membutuhkan hasil imbang pada laga leg kedua di kandangnya sendiri untuk memastikan tempat di babak selanjutnya, sementara Brann harus bekerja ekstra keras jika ingin menyatakan keadaan di Italia nanti. (beinSport/Z-1)

